Faktor perselingkuhan menurut Irfan H Yusmartin

by - 6:32 PM


Seperti yg kita ketahui bersama, perselingkuhan adalah masalah paling ekstrim dan paling sering kita temui didalam sebuah hubungan, baik itu pacaran anak SD hingga pernikahan kakek-nenek. Postingan ini bermaksud memberikan pengetahuan agar kegalauan akibat pacar diambil orang via timeline dapat sedikit diredam. Berikut faktor perselingkuhan menurut Irfan H Yusmartin, calon menantu amak pajie tu ha.

1. Ketidakcocokan dengan pasangan.
Menurut Oprah Winfrey, salah satu pembawa acara talkshow asal negeri om Sam, “...Salah satu syarat kebahagiaan dan bertahannya hubungan adalah kesamaan visi...”. Miliarder yang pernah pacaran lebih dari 20 tahun itu ada benarnya. Perlu ada kecocokan dari dua orang yang ingin menjalani hubungan. Bila mereka berdua punya visi yang kontradiktif atau berlawanan,  singkong dan keju seperti lagu Alm. Arie Wibowo, rasanya setiap waktu akan ada pertengkaran atau setidaknya perang dingin.  Maka saran saya kepada siapapun yang ingin menjalani sebuah hubungan, pikir dulu. Bilamana kalian sudah tau tidak cocok tapi tetep ngebet, wajar bila kamu bukan satu-satunya. Maka seusai kamu tahu kalau kamu bukan satu-satunya, jauhi lagu mas Sam Smith yang judulnya “i’m not the only one”. Lagu itu akan bikin galaumu makin mendayu-dayu. Pergi jauh dari lagu itu. Serius.

2. Komunikasi dengan siklus sekali semusim
Komunikasi punya andil yang besar terhadap hubungan. Apalagi dimasa Marq Marquez jadi aktor film begini, dimana komunikasi begitu mudah kita lakukan, “semudah menjentikkan jari tangan,-Steve Jobs”, komunikasi adalah hal sakral dan begitu pentingnya bagi ketahanan hubungan. Tapi bilamana pasanganmu bersikap cuek atau tampak sama sekali tidak ingin berkomunikasi denganmu tanpa alasan yang jelas, aku berpikir itu kode keras atau sebuah pertanda bahwa semua tidak sama dengan apa yang kamu cita-citatakan. Sakitnya tuh disini. GALAU MODE : ON

3. Tidak ada dukungan pada kegiatan pasangan
Hal ini mungkin tampak sepele dan mungkin dianggap sebelah mata, tapi dengan tidak adan-nya dukungan atas apa yang dilakukan pasangan, rasanya hubungan itu terasa seperti cendol tanpa pemanis gula aren, HAMBAR. Jika pasanganmu hobi membaca, ikutlah bersamanya ke perpustakaan atau toko buku dengan sesekali mengajaknya bicara tentang Shakespeare, Socrates, atau Mario Puzo hingga Roman Siti Nurbaya. Bilamana pasanganmu punya hobi balap, mulailah untuk sesekali mengkaji karburator PE, bicara akting tiap pembalap pada MotoGP 2015 ini, atau setidaknya bertanya malam minggu kemarin menang berapa agar kamu tampak lebih materialistis dan bitchy. Jika pacarmu hobi nonton film, kamu perlu tau genre film kesukaannya, apa dia suka thriller, horror, action, comedy atau blue film. Kalau kekasihmu hobi main basket, berbincanglah tentang Chuck Taylor, mas Kobe Bryant, kalau kamu punya bakat jadilah cheerleader dan hadir di setiap pertandingan, atau kalau pengen banget dicintai kekasihmu yg notabenenya adalah atlit basket, belajarlah goyang dribble, seperti Duo Serigala.

4. Kurangnya kepercayan
Kepercayaan adalah modal utama dalam membuat hubungan jadi seperti yang diinginkan. Kalau kamu tahu pacarmu ragu atau tak percaya sama sekali padamu, mulailah meyakinkannya. Sebab ketiadaan rasa percaya akan membuat hubunganmu genting dan bahkan putus. Kalau sudah putus, yakinkan bahwa kalian pantas balikan. Lagi. Tapi tetap ingat, kadang kala kepercayaan itu serupa keperawanan. Sekali hilang, ah sudahlah.

5. Tujuan hubungan yang tidak jelas

Dikhususkan pada mereka yang masih pacaran atau pra-pacaran atau mungkin pra-nikah. Banyak dari mereka yang belum punya kejelas soal tujuan hubungan, baik itu tujuan secara de jure maupun de facto. Kenapa kalian mesti menjalani hubungan ? KENAPA ? APA TUJUANNYA ?

APA ?

Kalau bagi aku sih untuk putus, bisa karena berpisah atau menikah.-Pidi Baiq




IRFAN H. YUSMARTIN


Calon menantu amak pajie tu

You May Also Like

4 komentar

  1. menurutku nomor 4 paling tepat..

    ReplyDelete
  2. pastes cowok ku selingkuh mulu ini dia toh penyebabnya , thanks min inponya :D

    ReplyDelete
  3. iya benar sekali, saya setuju dengan artikel diatas

    ReplyDelete
  4. mungkin hubungan yg stagnan juga menjadi faktor yg menyrbabkan bosan

    ReplyDelete

ABOUT ME

About Me

IRFAN HIDAYAT YUSMARTIN

Living life and peace

Kampar, Indonesia

Kolom Pencarian