Penafsiran lagu "Seberapa Pantas" dari SO7 dalam angan-angankesejahteraan 71 tahun merdeka

by - 8:16 PM

Hidup ini dipenuhi hal-hal utopis. Iya utopis. Utopis sejatinya berasal dari kata Utopia, menurut KBBI utopia 1 nama pulau impian yg dilukiskan dl buku berjudul Utopia, diterbitkan oleh Sir Thomas More tahun 1516; di pulau itu dibayangkan adanya sistem sosial politik yg sempurna;

Utopia bersinonim utopis, bisa diartikan angan-angan, atau jika dianalogikan seperti gebetan yang tak kunjung jadian, udah jadian eh langkahnya ga sejalan. Begitu kira-kira. Sejatinya, banyak hal-hal utopis dalam kehidupan ini. Bukan hanya soal hubungan ataupun perasaan, lebih dari itu ya soal realitas, soal kenyataan. Hal utopis itu yang kemudian dituangkan SO7 dalam lagu "Seberapa Pantas".


Aku pertama kali mendengar lagu ini sekitar tahun 2002-2003. Ketika itu aku masih tinggal di Danau Bingkuang, disana ketika itu masih cukup tenang dan nyaman untuk sekedar bermain perampok-polisi didalam malam gelap. Aku mendengar lagu ini setelah tanteku membeli CD SO7 bajakan dipasar, mungkin hari itu rabu. Aku mendengar lagu ini tanpa memahami liriknya, maklum ketika itu usiaku mungkin 3 atau 4 tahun. Selain lagu ini, aku juga melihat video klip "Melompat lebih tinggi". Video klipnya menurutku ketika itu unik. Maklumlah, aku tinggal dikampung dan tak pernah melihat potongan mentimun yang ditaruh dimata. Palingan mentimun dijadikan lalap atau komposisi lontong anyang yg biasa dibeli nenekku ditempat Niok Siti Lombiok atau Mak Tuo Ikas. Ah, ingatan jangka panjangku masih belum dirusak nikotin atau Maria Ozawa. Horeee. Memoar tentang lagu ini kembali ketikalagu "Lapang dada" dinyanyikan temanku ditengah sawah ketika musim kabut asap tahun lalu.

Seberapa pantaskah kau untuk ku tunggu,
Cukup indahkah dirimu untuk selalu ku nantikan
Mampukah kau hadir dalam setiap mimpi burukku
Mampukah kita bertahan di saat kita jauh

Seberapa pantas kita menunggu ? Eh, tunggu dulu, emangnya apa yg kita tunggu ? Gebetan ? Tetap sabar, ada yang lebih penting dari itu. Kesejahteraan kehidupan dinegeri kita ini. Kesejahteraan kehidupan itu sangat indah untuk kita nantikan, untuk kita idam-idamkan dalam kehidupan. Barangkali kita pernah bermimpi buruk soal kesenjangan hidup atau soal ketakutan akan kemiskinan, percayalah. Kamu bukan satu-satunya. Tapi selama kamu percaya tuhan, selama itu pula kamu terjamin tak akan mati kelaparan selama berusaha dan mengotorkan tangan. Bertahan disaat jauh ? Cobalah keluar dari negeri ini, pasti kangen. Aku pernah 5 hari dinegara sebelah dan yg aku dapat cuma kangen Indonesia dan stempel dari imigrasi 🌾

Celakanya
Hanya kaulah yang benar-benar aku tunggu,
Hanya kaulah yang benar-benar memahamiku,
Kau pergi dan hilang ke mana pun kau suka
Celakanya
Hanya kaulah yang pantas untuk kubanggakan,
Hanya kaulah yang sanggup untuk aku andalkan,
Di antara pedih aku slalu menantimu

Kita selalu menunggu dan harap-harap cemas bangsa kita akan sejahtera, sehat sentosa juga panjang umur seperti lagu ulangtahun yang sering kita nyanyikan. Kita menunggu sampai lupa bahwa kita sedang menunggu. Tapi percayalah, ada hal yang lebih baik daripada menunggu, berusaha menemani. Begitu juga dalam hubungan, jangan tunggu pasangan kamu mapan, tapi temani dan bimbing dia sampai Toyota Alphard bisa kalian miliki dengan STNK nama sendiri.

Mungkin kini kau t'lah menghilang tanpa jejak,
Mengubur semua indah kenangan,
Tapi aku slalu menunggumu di sini,
Bila saja kau berubah pikiran ohhh... 

Yaa, mungkin saja hari ini indonesia belum se-sejahtera yang kita idam-idamkan atau yang kita cita-citakan sejak jaman taman kanak-kanak dulu, tapi mari kita lakukan hal-hal kecil yang kiranya bisa membuat orang sekitar kita sejahtera, dengan berbagi makan siang, membantu mengerjakan tugas atau memberikan tumpangan pulang gratis misalnya. Atau boleh juga memberikan kenyamanan dalam hubungan. Hehe

Dirgahayu Republik Indonesia!!!



Irfan Hidayat Yusmartin


Calon menantu amak pajie tu

You May Also Like

0 komentar

ABOUT ME

About Me

IRFAN HIDAYAT YUSMARTIN

Living life and peace

Kampar, Indonesia

Kolom Pencarian