Pembelaan untuk semua ketua OSIS

by - 3:33 PM

Tulisan ini saya buat atas dasar pengalaman saya sendiri, dengan perasaan paling dalam dan kehati-hatian yg kuat agar siapapun yg membacanya mampu mengerti, ketua osis bukanlah seperti kaum Yahudi, apa-apa mereka yg disalahin

Aku sudah tidak menjadi ketua osis lagi ketika aku menulis postingan ini. Aku sudah menjadi siswa biasa (but excuse me, i'm not human average). Tapi, hari ini pun aku masih dihubungkan dengan tetek bengek osis. Ketika salah, guru tetep bilang "kamu mantan ketua osis, kamu jadi contoh". Plis, contoh itu nabi muhammad. Ulangi syahadat kaliam

Kadang aku berpikir, ketua osis disekolah dengan pendanaan yg (konon) minim adalah makhluk tuhan paling sengsara dimuka bumi ini. Bayangkan, ketua osis yg bersekolah disekolah minim dana tersebut harus mampu dengan anggotanya menulis berbagai usulan dan proposal demi apa ? Demi membuat siswa lain bertepuk tangan dan bersorak gembira. Demi acara, kegiatan juga insentif dari pihak sekolah. Tapi bayangkan bila osis telah mengusulkan acara dan memohon biaya tapi hasilnya tak seperti yg diharapkan ? Apa kalian pernah tau bagaimana rasanya mengumpulkan puluhan anggota demi tercapainya mufakat dan terbuatnya proposal ? Apa kalian tau bagaimana rasanya berjam-jam atau bahkan berhari hari harus pulang lambat dan tak mengabari pacar demi acara yg jika sukses tak pernah kalian ucapkan "TERIMA KASIH" ? Kadang, bukan tak ingin lebih baik, ketua osis berbuat atas dasar keadaan dan persetujuan atasan. You should know that.

Di Indonesia, budaya kritik adalah budaya baru. Budaya lama yg ada diindonesia hanya bergunjing, mencemooh, dan berlagak bisa berbuat lebih baik. Itu sebabnya jalanan sebegitu berlubangnya tanpa diperbaiki karena kita hanya bergunjing "Kemana perginya uang pajak, jalanan berlubang gini". Itu sebabnya ekskul atau kegiatan disekolahku tak pernah lebih baik karena usulan hanya berakhir pada gelak tawa selepas gunjingan, hilang diantara cemoohan mulut-mulut IQ melati. Mereka tak bisa membedakan mana cemooh dan kritik, tak tau mana yg akan membuat keadaan lebih baik.

Kritik ketua osis kalian secara langsung, tanyakan waka dan kepsek kalian soal proposal kegiatan atau pendanaan, kondisi akan lebih baik jika begitu.

Sebelum itu, pastikan kalian tau bagaimana susahnya menjadi sesuatu yg akan kalian kritik.



Irfan Hidayat Yusmartin


Calon menantu mama pajie tuuu.

You May Also Like

0 komentar

ABOUT ME

About Me

IRFAN HIDAYAT YUSMARTIN

Living life and peace

Kampar, Indonesia

Kolom Pencarian