LDR ? Siapa takut !

by - 9:23 PM

LDR : Long Distance Relationship atau bahasa kita-nya Hubungan Jarak Jauh adalah kondisi seseorang memacari handphone  seseorang lainnya yang dipisahkan oleh radius jarak yang jauh. Umumnya, seorang pejuang LDR punya ambisi yang haqiqi, cita-cita yang mustahak bahkan kadang mustahil, biasanya punya cita-cita membeli perusahaan provider telekomunikasi supaya mereka bisa mudah ngomong tanpa perlu keluae biaya (lah, kan beli perusahaannya pakai duit juga tho ?". Lebih jauh dari itu, kadang mereka punya cita-cita beli jet pribadi supaya ga repot booking tiket pesawat,  atau beberapa diantaranya kadang ingin menyatukan pulau Sumatera dan pulau Jawa yang dipisahkan selat Sunda. Menarik bukan ?
Picture
"Dimana ada kemauan, disitu ada jalan. Pulang"

Dibalik impian yang megah itu, sejatinya mereka punya alasan yang mendalam, mereka punya kerinduan yang melebihi dosis mereka yang pacaran se-kompleks. Kadang ada yang overdosis rindu, memeluk meluk boneka atau guling sambil ngomong sendiri. Kalau hujan turun, kadang mereka hanya duduk di pojokan menyetel lagu-lagu indie ibukota ala-ala "Penikmat senja, Pemulung kata", mengikuti alur musik dan sesekali mengambil tisu untuk mengelap airmata. Tidak lupa, panggilan berjam-jam dan chat yang ga pernah putus. LDR itu berat ? Relatif jika kita mau merasakan

Sedihnya, banyak diantara pasangan LDR putus tengah jalan, iya tengah jalan. Tentunya tanpa kalimat "Turunin aku disini", sebab mereka jauhhhh, jadi ga sempat jalan kelahi, terus minta turunin disini, diharibaan saya yang amat tidak berfaedah ini. Alasan mereka putus itu mainstream sebenernya. Mereka ga tahan dengan kondisi yang terus-terusan memaksa mereka membeli pulsa lebih banyak buat nelpon atau beli paketan internet. Mereka bosan dengan intensitas dan cara komunikasi yang gitu-gitu aja. Kalau kita mau open-minded, bukankah bosan itu wajar dan manusiawi? Bukankah bosan adalah penyakit yang mudah dihilangkan (JIKA MAU)? Hal-hal berikut perlu kalian lakukan jika ingin tetap terus bersama dengan pasangan LDR kalian :


1. Jujur dan percaya     

Di abad 21 ini, kejujuran adalah benda yang mahal. Kepercayaan begitu juga, keduanya berhubungan erat dan berkaitan seperti seorang pejuang LDR dan telepon genggamnya. Kepercayaan adalah yang terpenting, you need it. Butuh. Sebelum kamu dipercaya, tentu harus jujur, dan teruji oleh waktu. Tanpa kepercayaan, si doi bakal curiga dan sering nuduh, itu bakal bikin kamu risih, ga nyaman, lambat laun hubungan kalian akan dibubarkan oleh diri kalian sendiri.

A relationship without trust like a cell phone with no service, all you can do is play game.-Anonim

2. Membicarakan ekspektasi dan cita-cita

Ini penting, walaupun kadang ada cita-cita irasional didalamnya, seperti yang kita omongin tadi, tapi cita-cita perlu dibicarakan bareng loh. Dengan membicarakan langkah kedepannya, paling tidak kalian bakal tahu hubungan mau dibawa kemana,, KUA atau HAHAHAHA belaka.

3. Jangan terlalu sering membicarakan jarak

Menyinggung atau membicarakan jarak sejatinya perlu, tapi bagaimana jika pasangan kamu sensitif dan pembicaraan tentang jarak dilakukan berulang kali? Lama kelamaan pasangan kamu akan risih sekaligus curiga kalau kamu udah ga tahan engan hubungan jarak jauh ini. Hal ini juga mengindikasikan kalau kamu kurang tahan banting soal menyoal kesabaran. Lebih baik, bicarakan jarak untuk sendda gurau dengan intensitas yang ga terlalu sering.

4. Jika bertemu, pastikan pertemuan kalian sangat berkualitas

Setelah sekian lama ga ketemu,, sekali ketemu pasti seneng kegirangan bukan? Itu hal yang wajar bin manusiawi. Siapapun bakal ngerasain hal yang sama meskipun dengan tingkat kesenangan yang relatif berbeda. Nah, jika kalian bertemu, pastikan pertemuan kalian ga hambar dan B aja. Alasannya : Waktu berharga, valuable. Jangan sampai sekali ketemu, 5 menitan, telpon masuk



....mama nyuruh pulang

You May Also Like

14 komentar

  1. saling mengerti satu sama lain, biasanya LDR merupakan momen yang ditunggu-tunggu oleh orang ke-3 buat nikung. Katanya temen ane sih "LDR itu tinggal nunggu putus aja". h

    ReplyDelete
  2. Pacaran kok jarak jauh sih gan, itu pacaran atau tendangan bebas? hehe kalo ane sih belum mampu buat LDR-an gan 😂

    ReplyDelete
  3. Wanjiirr true story buat ane,kenapa pas gini sih :"

    ReplyDelete
  4. Absolutely right gan. Saya dl 7 thn LDR alhamdulillah smpe mnikah n skrg kami dikaruniai buah hati.

    ReplyDelete
  5. Saya pernah LDR selama 1 tahun dan Alhamdulillah hari ini kami sudah menikah.

    ReplyDelete
  6. wahh min, sayangnya ane gapernah ldr hehe

    ReplyDelete
  7. Yg terpenting komitmen gan, true story ane klo pas marahan susahnya minta ampun karena jarak wkwk

    ReplyDelete
  8. betul sekali, komitmen itu penting dan jgn mudh percaya sama gosip

    ReplyDelete
  9. Tapi ane gagal terus gan ad saja godaan yang menggangu

    ReplyDelete
  10. Saya g pernah berhasil ldran :'(

    ReplyDelete
  11. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  12. Nah Yah aku membaca publikasi Anda. itu mencerminkan desain indah Anda kejujuran antara mitra. Ini adalah pelajaran yang indah dalam moralitas. Bravo untuk publikasi Anda. Aku menikmati poin partuculièrement 1, 2, 3, 4 dari paragraf pertama. terima kasih untuk mengundang saya untuk membacanya. salam

    ReplyDelete
  13. paling anti kalo hubungan udah LDR, meskipun saling percaya tetep ujung2 nya ada kebohongan. yah nama nya juga ldr nama nya manusia butuh teman jalan, tmn nonton, apa lagi cewe butuh anter jemput.

    ReplyDelete
  14. Saat ini saya menjalani LDR, sedih rasanya, yang pastinya saling percaya satu sama lainnya.

    ReplyDelete

ABOUT ME

About Me

IRFAN HIDAYAT YUSMARTIN

Living life and peace

Kampar, Indonesia

Kolom Pencarian