Menjawab Keanehan Dalam Pengabdi Setan [SPOILER ALERT]

by - 12:48 PM

Saya menonton film ini sepuluh hari sebelum post ini saya tulis, tapi masih ingat alur maupun scene yang ada di film ini. Jujur, saya menikmati setiap scene yang ada di film ini. Saya puas dengan jumpscare maupun dialog-dialog sarkasme yang ada. Untuk sedikit informasi, ini bukan film Joko Anwar, saya sejak dulu sudah gandrung dengan film-film yang beliau sutradarai. Saya rasa, Joko Anwar adalah sineas paling berani mengeksplor kreativitas dalam film. Saya percaya. Meskipun tidak sempurna, tapi beliau berani dalam urusan membuat plot yang sukar ditebak. Film ini salah satu contohnya, selain mendapat pujian dari para kritikus, film ini mampu meraup 2 juta penonton dalam 2 minggu. Hal yang fantastis saya rasa. Di grup dan forum yang ikuti maupun obrolan dengan teman yang sudah menonton, banyak dari penonton yang kebingungan dengan film ini. Bukan karena film ini jelek, tidak. Saya kira ini karena Joko memang out of the box dalam penulisan. Berikut hal-hal yang dianggap janggal dan aneh oleh penonton, saya uraikan berdasarkan asumsi saya. Baca juga: Review film dilan 1990


1. Apa bapak ikut sekte pengabdi setan?

Penjelasan ini memang tidak secara langsung bisa kita tangkap dari film, tapi di salah satu scene, Rini memarahi Bapak. Kemarahan Rini ini terjadi karena Rini ingat suatu malam ketika dia nguping Ibu dan Bapak yang lagi ngobrol sesuatu. Tidak dijelaskan apa yang menjadi obrolan ibu dan bapak, tapi paling tidak, saya menangkap kesimpulan bahwa bapak tahu kalau ibu ikut sekte pengabdi setan. Rini memarahi bapak dan bapak minta maaf. Tapi ya, cowo mana sih yang rela pasangannya di-ewe laki-laki lain, gangbang pula. wkwkwk

2. Bondi kesurupan dan sadar sendiri

Bondi sebenarnya tidak kesurupan, tapi dipengaruhi ruh nenek yang meninggal karena bunuh diri. Bondi dibuat begitu agar bisa membunuh Ian, karena nenek sudah tahu dari awal soal hal ini. Karena nenek tahu, dia mau mengirim surat ke orang pintar, teman lamanya yang ada dikota. Soal pisau yang ilang, itu karena diambil Rini. Ada beberapa scene yang menampilkan upaya Bondi yg mau bunuh Ian ini digagalkan oleh setan, scene ian masuk kedalam sumur, petak umpet, dan yang dibagian akhir ketika Ian melayang-layang. Semua upaya Bondi itu gagal karena diganggu iblis. Bondi ga kesurupan hantu ibu, tapi nenek yang mau nyelamatin keluarga. Bisa jadi sih, si nenek ini juga punya ajian tertentu wkwkwk. Baca juga Review film Horror: Hereditary

3. Bapak dan Pak Ustadz yang tidur padahal dialog sebelumnya bilang ga ngantuk

Dimalam sebelum kepindahan keluarga ini ke kota, bapak berinisiatif buat ngasih Ian surprise, tapi mobil yang menjemput mereka yang seharusnya jam 4 ga datang-datang. Akhirnya ketika maghrib, pak ustad datang, kopi baru dibuatkan pas udah gelap. Pak ustadz nginep disana. Ketika Bapak nyuruh Rini tidur, itu belum jam 12. Tapi ya namanya manusia kan ada ketiduran juga kali, saya percaya mas Joko membuat ini se-natural mungkin. Perlu diingat, kedatangan pak Ustadz itu berlangsung lama ya, bukan semenit dua menit kayak yang ditonton. Kalau dibuat berjam-jam dialognya mah nanti filmnya mecahin rekor, sebagai film terlama di dunia. Ngalahin film itu tuh, film sadis bulanan, yang ditayangkan menjelang pilpres doang. iyakkk. 3 setengah jam, gengg

4. Ending

Di bagian akhir film, dirumah baru keluarga ini, ada tetangga yang ngasih makanan, terus balik lagi ke rumahnya. Si tetangga ini dialog dengan suaminya, bilang "Kamu sabar ya panennya, blablabla..". Pokoknya ngomongin panen. Panen yang diomongin tetangga ini bukan panen padi, palawija atau panen nenas, geng. Panen yang dimaksud tetangga ini panen manusia, seperti mengambil Ian, itu yang dimaksud panen. Bisa jadi dialog ini akan membuat film ini punya sekuel, itu yang saya tangkap. Disitu diperlihatkan ada peta Indonesia dengan jarum pentol yang ditancapkan secara acak, menentukan target dari sekte ini. Akan ada Ian-Ian yang lain, untuk dipanen.

Itu aja hal-hal janggal dalam film Pengabdi Setan yang saya bisa uraikan disini. Balik lagi ke penontonnya, bagus atau tidaknya sebuah film bukan ditentukan oleh sutradaranya, tapi ditentukan bagaimana penonton menikmati filmnya. Semua karya seni indah, jika kita melihatnya dengan perspektif yang tepat.

You May Also Like

9 komentar

  1. Ternyata ini keanehan di balik film pengabdi setan

    ReplyDelete
  2. Aneh bin ajaib, mau nonton tapi gak punya kuota :'v tapi setelah membaca sedikit spoiler diatas (sebenarnya bukan spoiler tapi ringkasan kejanggalan) membuat ane puas. Mantav kang lanjut terus

    ReplyDelete
  3. ini film apa sih? horror ya gan?
    Jadi mau nonton pas ada kalimat gangbang :v

    ReplyDelete
  4. Anehnya pertama hantu akhirnya zombie. Very weird

    ReplyDelete
    Replies
    1. ini salah satu yang tidak masuk akal juga, kok bisa hantu jadi bersifat seeperti zombie terus bisa mengambil parang untuk membunuh ustadz? hellooo

      Delete
  5. Mungki agar Kayak film dulunya

    ReplyDelete
  6. endingnya nanggung banget .. sebelll

    ReplyDelete
  7. Anak setan kalau udah gede jadilah stnov dan koruptor lainnya

    ReplyDelete

ABOUT ME

About Me

IRFAN HIDAYAT YUSMARTIN

Living life and peace

Kampar, Indonesia

Kolom Pencarian