Mau Nonton Motogp Sepang Malaysia, Perhatikan Hal Ini

by - 11:46 AM

Coba ingat-ingat apa mimpi kamu sejak dulu yang kamu biarkan begitu saja tidak terwujud tapi sebenarnya kamu mampu untuk membuatnya menjadi kenyataan. Mungkin ada, sedikit atau banyak, tapi aku percaya ada. Begitu pula denganku. Dulu ketika kecil, aku bercita-cita menonton langsung Motogp di sirkuit, membawa bendera kuning dan bersorak untuk rider kesayangan, iya, Valentino Rossi. Tapi, saya percaya saya tidak sendirian. Diluar sana, bahkan mungkin kamu, mungkin memiliki mimpi yang sama, dan semoga mimpi itu secepatnya jadi kenyataan. By the way, saya sudah mewujudkannya sekali, dan ingin berkali-kali untuk menonton motogp. Hehe.

Bagi kita yang tinggal di Indonesia dan ingin menonton Motogp, ada 2 seri terdekat dari Indonesia, yaitu seri Motogp Philip Island, Australia dan seri Motogp Sepang, Malaysia. Keduanya dekat dari indonesia, tapi yang paling pas didompet Rupiah adalah seri Motogp Sepang, Malaysia. Berikut aku coba uraikan hal yang perlu kamu perhatikan tips menonton Motogp Sepang, Malaysia.

1. Paspor 

Untuk kita yang bepergian keluar negeri, kemana saja diluar negeri, kita butuh paspor. Satu lagi yang perlu diperhatikan, pada tanggal kepulangan dari negara tujuan, pastikan masa aktif paspor lebih dari 6 bulan. Pengalaman saya di bandara, ketika mengantre di Check-in conter bandara, didepan saya ada rombongan bapak-bapak yang akan menonton Motogp sepang, (i know cause they use yellow hat, wwkwkwk) tetapi salah satu diantaranya tidak dapat berangkat karena paspornya akan mati 4 bulan lagi. Akhirnya bapak yang paspornya kurang dari 6 bulan ini batal berangkat dan aku juga ikutan sedih, despite gak sekelompok denganku. Berikut cara pengurusan dan perpanjangan paspor dari web imigrasi : Klik Disini. Itu tips menonton motogp sepang yang pertama

Next kedua....

2. Tiket Motogp Sepang

Tiket motogp 2017

 

Untuk pembelian tiket satu ini dapat kita beli di Online Market Indonesia, dan pilihannya beragam. Ada Main Grandstand, F Grandstand, Ada K1 atau K2 Hillstand, Tribun khusus Rossi motogp, Marq Marquez bahkan VIP sekalipun, ada. Pilih yang sesuai kantong dan pastikan kamu nyaman untuk menonton motogp dari tribun tersebut. Main grandstand adalah seat disekitar garis finish, lokasinya didepan paddock. Jadi kalau rider start dinaungi Umbrella Girl, kamu bisa sorak sorai untuk Rider Kesayangan kamu. Kalau F Grandstand, lokasinya paling belakang sirkuit Sepang. Tetap bisa sorak sorai sih, tapi rider keliatan segede upil, kecuali kalau rider lewat dan ngetem dulu depan tribun, sambil geber geber. Untuk Hillstand, itu ga ada tempat duduk, jadi mesti lesehan dan merakyat banget. But, dimanapun duduk, dukungan itu tetap dukungan.

Saran saya, beli tiket motogp sepang Early Bird, tiket early bird dijual februari-april. Harganya 20-40 persen lebih murah dari tiket yang dijual pada masa reguler.
View dari F granndstand, diseberang Main Grandstand

3. Tiket Pesawat

Untuk tiket pesawat, bisa dibeli melalui agen travel online. Belilah jauh-jauh hari, karena makin dekat dengan hari H, harganya semakin mahal. Lebih parah lagi, tiketnya habis. Apalagi kalau ingin pulang H +1 karena mungkin mengejar jadwal sekolah, kuliah, atau kerja. Usahakan beli jauh-jauh hari.

4. Akomodasi

Penginapan ini perihal selera, tergantung dengan siapa dan berapa budget yang ada. Kemarin, karena solo fighter, aku putuskan untuk nginap dibandara. Ini pengalaman baru bagi aku. Jangan khawatir soal keamanan di Bandara KLIA2. Dibandara juga banyak bule-bule atau mat sale dalam bahasa melayu malaysia yg menginap di bandara. Banyak spot di bandara KLIA2 yang bisa dijadikan tempat tidur, nanti akan saya coba tulis satu persatu yang saya rekomendasikan. Selain dibandara, jika ingin mendapatkan penginapan murah, bisa mencari hotel di sekitar stasiun KL sentral. Untuk ke Sirkuit Sepang, bisa menggunakan shuttle khusus motogp yang disediakan ketika event motogp sepang berlangsung. Tarif shuttle ini tidak lebih dari 20RM, Pulang pergi

5. Transportasi

Untuk transportasi dari dan menuju bandara, dari dan menuju sirkuit sepang, adalah perihal mudah, mengingat Malaysia dengan slogan "Truly Asia" serius dalam urusan pariwisata. Untuk menuju dan dari sirkuit sepang, ada shuttle yang disediakan, dari bandara KLIA2 maupun dari KL sentral. Kamu bisa membaca petunjuk yang ada. Satu hal lagi, jangan malu bertanya. Dari Bandara KLIA2 ke stasiun  KL Sentral, kamu bisa menaiki bus dengan ongkos 14 RM sekali jalan. Selain itu, kamu bisa mencoba Uber atau Grab di Kuala Lumpur, tarifnya juga tidak jauh berbeda dari tarif yang ada di Indonesia

6. Koneksi internet selama di Malaysia

Hal ini penting sekali jika kamu bepergian, mengingat internet sudah menjadi kebutuhan primer masyarakat millenial. Kamu bisa membeli simcard dibandara, atau menggunakan wifi saja selama dibandara. Banyak wifi gratis dibandara, kamu tinggal memilih spot dengan signal terbaik. Saran saya, cobalah starbucks dilantai tiga, beli minuman seharga 15-20 RM. Duduklah disana sampai kamu muntah menikmati kencangnya internet gratis mereka. Untuk simcard, keluar dari imigrasi, kamu tinggal berjalan lurus, kiri kanan akan kamu lihat outlet provider yang menjual simcard, kamu bisa pilih provider yang ada disana, mulai dari Celcom, Digi, Maxis, dll. Saran aku pakai Maxis dan Celcom, karena aku sudah nyobain, dan performa mereka gahar ketika melewati hutan ketika perjalanan ke Melaka


Tambahan:
7. Apparel dan souvenir

Ga seru dong kalau nonton rider kesayangan ga ada apparel. Nah, saran saya, belilah apparel dipintu masuk main grandstand. Ada 200-an booth disana dari info yang saya baca. Kamu bisa memilih dan liat liat dulu. Kalau mau hemat, tunggu acaranya selesai. Ketika race motogp sepang sudah selesai, harga akan berkurang 20-40 persen, lumayan hematnya buat beli kek pisang atau Milo temen temen di Indon

Itu saja sih tips nonton Motogp sepang Malaysia. Kalau kamu kebingungan, bisa hubungi aku lewat email. Sampai jumpa di Sepang, ya !

You May Also Like

0 komentar

ABOUT ME

About Me

IRFAN HIDAYAT YUSMARTIN

Living life and peace

Kampar, Indonesia

Kolom Pencarian