Black Panther, Sebuah Pengantar Menuju Wakanda

by - 6:33 PM

Review Black Panther - Maaf kalau judul post kali ini mirip buku kuliah semester satu. Maklum, setelah nonton Black Panther, dua orang teman langsung bilang 
"Eh, Kamu dari Wakanda yha? Black Panther nontonnya mesti fokus ya?".
"Iya, dari Wakanda. Nonton apa aja sih mesti fokus biar paham. Kalau gak fokus ya nonton apa aja ga bakal paham sih, kecuali film tertentu. Hehe".
Oke skip.

Jujur sih, aku terlambat 2 minggu nonton film ini. At least, nontonlah walaupun telat. Sebenarnya ga ada ketertarikan sama produk-produknya Marvel, tapi liat rating 97% di RottenTomatoes, bikin aku penasaran. Film sci-fi juga ga menarik amat bagi aku, but rasanya film ini mesti aku tonton, takut besok-besok jadi franchise besar dan aku bengong aja gatau kisahnya gimana.
Selamat hari kasih sayang dari Raja Wakanda

Awal cerita dari film ini mengisahkan tentang bagaimana Wakanda, sebuah negara yang tertutup dari dunia luar, bisa makmur tanpa campur tangan asing. Konon, wakanda menyimpan banyak sumber energi yang lebih mantep daripada energi lain. Singkat cerita, dimasa lalu, keluarga kerajaan Wakanda saling bunuh karena adanya pengkhianatan dari saudara raja. Cerita berlanjut lagi, gimana sang putra mahkota fight untuk merebutkan takhta sebagai Raja dengan salah satu kepala suku yang ada. Ketika sudah berhasil menjadi Raja, sang raja ini mengejar perampok kelas kakap yang mencuri sumber energi 30 tahun lalu, (Pencurian sumber energi ini yang bikin keluarga kerajaan saling bunuh). Ditengah pengejaran perampok, agenda ini digagalkan oleh orang asing, dimana orang asing ini yang menjadi masalah utama dari film ini.

Setelah duduk 2 jam dikursi bioskop, ada banyak kesimpulan yang bisa aku tarik tentang film ini. Tak ada yang salah dengan 97% di RottenTomatoes, selera tiap orang boleh dan bisa saja gak sama, tapi duduk 2 jam dibioskop bikin saya ingat film lama ala-ala sejarah gitu.

Secara garis besar, film ini punya ide cerita yang bagus,menghadirkan superhero yang lain daripada biasanya. Bagi sebagian orang yang suka mengecek hp ketika film sedang diputar, tentu akan susah memahami plotnya. Bagaimana tidak, alur maju mundur dari film ini akan memaksa apakah imajinasi kita berfungsi dengan baik, atau sebaliknya. Jujur, tak ada yang spesial dari film ini, tidak ada kisah yang penuh harum tidak ada ala-ala Peter Parker dan Mary Jane atau mungkin karena aku jarang nonton film marvel dan jadi menganggap film ini biasa aja.

Kalau kamu penyuka film superhero dengan efek CGI yang mantep, film ini bakal muasin dahaga kamu. Tapi sebaliknya, kalau kamu bukan peminat film superhero, ada baiknya memilih film lain untuk ditonton, karena berharap itu sakit cuy. Jadi jangan berharap sama Marvel, sama aku aja. Hehe.

Itu aja sih Review Black Panther, lebih kurang mohon maaf, lagi gak stabil soalnya.

Black Panther
4/5

You May Also Like

0 komentar

ABOUT ME

About Me

IRFAN HIDAYAT YUSMARTIN

Living life and peace

Kampar, Indonesia

Kolom Pencarian