The Hurricane Heist, Percobaan Melawan Alam Demi 600 Juta Dollar !

by - 8:42 PM

Diawal april ini, rasanya kuliah memang mulai benar-benar menjemukan. Ditambah kota ini, yang tidak jauh-jauh dari mall, cafe dan taman yang bisa dikunjungi untuk melepas kepenatan. Coba-coba melihat jadwal film yang sedang tayang, film indonesia romantis nan cheesy menjadi film paling laris minggu ini. Film romantis bukan film yang baik bagi aku, juga Yosi, pacar sekaligus teman nonton terbaik, sejauh ini. Akhirnya pilihan film jatuh ke film "The Hurricane Heist", film karya Rob Cohen, sutradara US yang lahir 12 maret 1959. Minus utama film ini tidak menghadirkan Vin Diesel seperti debutnya di film The fast and furious (2001) atau XXX (2002). Ga minus sih, aku aja yang terlalu ngefans sama Si Toretto. Oke, tanpa banyak mukaddimah, kita bakal cerita banyak, ngasih kamu resensi Film The Hurricane Heist.


tatap mata ojan

Diawal film "The Hurricane Heist" ini, diceritakan terjadi badai Andrew pada tahun 1992 di Alabama. Will (Tobby Kebell) dan Breeze (Ryan Kwanten) juga ayahnya mengendarai mobil. Singkat cerita, mobil mereka terperosok, keluar dari jalan. Demi keamanan anaknya, ayah Toby dan Breeze ini menyuruh mereka berlindung disebuah rumah, tidak jauh dari mobil mereka yang sedang terperosok tersebut. 

Kemudian scene berlanjut dimasa sekarang. Dimana Breeze bekerja sebagai petugas lapangan di Alabama dalam hal klimatologi. Disitu Breeze memprediksi akan ada badai besar, yang lebih besar daripada badai Alabama yang terjadi pada tahun 1992. Para penduduk Alabama diminta untuk sementara mengungsi, hingga keaadaan dianggap aman. Disisi lain, Departemen Keuangan Amerika sedang berusaha meleburkan uang lama senilai 600 juta. Namun kesialan menimpa Depkeu, mesin pelebur mereka rusak dan mereka menyewa teknisi, dua orang ahli teknologi diluar kepegawaian mereka. Tidak disangka, ternyata ada salahsatu diantara pegawai yang bekerja di depkeu tersebut yang berkhianat dan ingin merampok uang senilai 600 juta dollar tersebut bersama komplotannya.

Secara garis besar, ide dari film "The Hurricane Heist"ini bagus. Mencoba menggabungkan antara perlawanan dengan manusia dan alam menjadi satu. Di RottenTomatoes, film ini tidak mendapat rating yang bagus. Tapi bagi aku pribadi, film ini memang bukan film yang sempurna, tapi film ini sudah sangat baik dalam segi plot, sinematografi juga bagaimana mengakhiri konflik yang ada. Aktor yang bermain di film ini memang bukan sekaliber Tom Cruise atau Keanu Reeves, tapi emosi yang ada bisa memuaskan dahaga kalian pada film dengan genre Action/Thriller, saya yakin.


Orang bijak bilang, tak ada gading yang tak retak. Begitu juga dengan sebuah film, tak ada film yang tak punya cacat. Kesalahan film ini berada pada bagian akhir film. Penyelesaian film dibuat dengan kurang baik. Adegan kejar-kejaran harusnya bisa lebih daripada apa yang didapat pada film ini, actionnya lebih terasa atau mungkin dengan menambah adegan tembak-tembakan. Tapi ya masuk akal juga, kalau lama tembak-tembakannya ya nanti ketangkep sama badai. Muehehe.

Untuk segi sinematografi sekaligus urusan action dibabak awal maupun pertengahan, hingga pada dialog kakak-adik, bisa dibilang sukses menghadirkan emosi, dan tertawa. Jokes ringan yang dihadirkan juga khas  mereka yang paham dengan jokes ala film-film Hollywood. Film "The Hurricane Heist" ini bagus, malah mendekati sangat bagus. Kalian perlu menonton sebelum tenggelam karena film-film lain. Itu aja sih resensi dan review "The Hurricane Heist" ini



"The Hurricane Heist"

3.5/5

You May Also Like

0 komentar

ABOUT ME

About Me

IRFAN HIDAYAT YUSMARTIN

Living life and peace

Kampar, Indonesia

Kolom Pencarian