A Letter for the 20 yo. Irfan

by - 10:59 PM

Hi, how was your life, fan? Wish everything will be good, and amazing. Amrajing? thats 100 pounds.


Life full of sweet mistakes, kata John Mayer dalam lagu lamanya before "new light" era. Tentu saja John Mayer tidak bertanggungjawab atas mistakes yang kamu lakukan, meskipun katanya penuh dengan kesalahan yang manis, secara harfiah. Kesalahan kadang membuat kamu tumbuh dan dewasa, meskipun kadang pahit. Kamu hanya perlu berkaca.

Kadangkala hidup memukul kita mundur dari keberanian kita, untuk bergabung dengan ketakutan pada garis belakang kehidupan. Jujur Irfan, bila dipikir-pikir, takutmu mungkin hanya pada telpon dari ibumu, atau pada titik stop loss forex. Itu bagus untuk anak muda, tapi bila kamu teruskan, bisa saja nanti mendadak jatuh dan ditinggalkan istrimu bila berkeluarga.

Ditinggalkan itu sakit? Tentu saja hahahaha anjing bangsat. Kamu mungkin selalu ingat status yang ditulis teman fb-mu yang bekerja sebagai redaktur koran ketika kamu masih giat mengirim puisi untuk koran itu. Dia menulis "Sebentar lagi aku akan meninggalkanmu. Jangan sedih, hidup memang untuk saling meninggalkan". Naif? Tentu saja bagi orang-orang itu naif. Setidaknya jujur. Ditinggalkan juga kesalahan, salahnya ada pada ketidaksiapanmu, ilpannnnn. It was sick feeling, to let you go my dear cause i was not prepared let you go, kata Boy Pablo dalam sick feeling. Itu bukan lagu cinta, itu hanya kesedihan seorang pemain playstation yang kehilangan waktunya untuk bermain PS.

2017, kamu mulai berkuliah. Tahun yang pelik. Ditinggalkan dan meninggalkan sahabat yang seperti keluarga, patah hati, masalah keluarga dan ditolak PTN yang kamu inginkan. Itu tahun yang berat untuk dilewati. Ingatlah, kamu sudah melewati tahun yang berat itu dengan memutar lagu young dumb and broke tiap pagi bersama kakak tingkat dikampus yang menerimamu. Penolakan jadi hal yang biasa bagimu, ditolak PTN, ditolak perempuan, semoga saja tidak ditolak malaikat untuk masuk surga ketika mati nanti.

Isi surat ini sederhana, Irfan. Tumbuhlah sesukamu, hadapi kegagalan sebanyak mungkin supaya gagal itu bosan ketemu kamu. Biasakan diri ditolak redaktur koran atau ditolak dosen masuk kelas karena terlambat, atau ditolak perempuan karena kamu pakai Honda Supra, bukan Toyota Supra, biasakan, supaya orang juga muak menolakmu.

Terakhir, irfan. Rasa sakit itu biasa. Tubuh dan jiwamu punya sistem untuk mengobati itu dengan sendirinya, tanpa betadine atau ganja, kamu akan disembuhkan oleh waktu. xixi.

Semangat kuliah irfan, baca terus sejarah, sastra dan buku investasi. Tonton terus Garry Vee atau podcast yang membuatmu merasa didongengkan nenekmuu. Tetaplah bercita-cita jadi Indiana Jones, semua akan tercapai dengan sendirinya. Kalau tidak tercapai? ya tinggal mati saja

You May Also Like

0 komentar

ABOUT ME

About Me

IRFAN HIDAYAT YUSMARTIN

Living life and peace

Kampar, Indonesia

Kolom Pencarian